Thursday, May 21, 2009

Mencari Sekolah

Kalo ini cerita tentang pengalaman saya cari sekolah buat Ken-kun.. yang ternyata bukan perkara gampang! Ada tiga pertimbangan utamanya:

1. Lokasi. Kami cari sekolah yang sedekat mungkin dari rumah. Kasian kalau sekecil begini harus sekolah di tempat yang jauh, nanti udah keburu capek duluan di jalan.

2. Bahasa pengantar. Kami cari sekolah berbahasa pengantar Bahasa Indonesia.

3. Biaya. Sudah jelas kami cari sekolah sebagus mungkin dengan biaya seminim mungkin (hehehe, gak mungkin banget yak.. ). Yah paling tidak, terjangkau lah..

Pertimbangan nomer tiga paling bikin pusing, tentunya. Kami dapat banyak referensi pre-school, tapi kok biaya-nya sangat tidak masuk akal. Di salah satu preschool yang kami datangi, uang pangkalnya dua kali lipat dari biaya kuliah mama-nya Ken-chan mulai dari semester pertama sampai lulus! Saya dan bapaknya si Ken jadi penasaran, apa sih yang diajarin.. kok bayarnya bisa berjuta-juta gitu??

Karena penasaran itulah, si Ken-chan dibawa trial ke beberapa sekolah. Semuanya berlokasi di seputaran Kebayoran Baru, area tempat tinggal kami. Dari segi bangunan sekolah dan fasilitas bermain, semuanya kinclong! Mainannya banyak, kelas ber-AC dan malah ada yang dilengkapi dgn kolam renang. Tapi dari segi kurikulum pelajaran, ternyata semuanya biasa aja. Nggak ada yang istimewa. Nggak jauh-jauh dari mewarnai, menggunting, menempel, mengenal huruf dan warna, menyanyi.. ya seputar itulah. Komposisi antara belajar di dalam kelas dengan diluar kelas (saat anak menggunakan fasilitas bermain yang kinclong-kinclong itu) ternyata juga jauh lebih banyak di dalam kelas. Daaaan... hampir semua memakai bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.

Dari pengalaman trial sana-sini itu, kami lantas mengambil kesimpulan pribadi bahwa banyak preschool di Jakarta yang overrated and overpriced. Hal-hal yang diajarkan di sekolah-sekolah itu sebenarnya bisa dipelajari sambil bermain dirumah sendiri. Toh mama-nya Ken-chan ibu rumah tangga, punya banyak waktu untuk ngajarin Ken-chan ini dan itu, dan papa-nya Ken-chan profesinya pendidik. Bukan sombong bukan congkak, tapi sebelum masuk sekolah, si Ken-chan antara lain sudah bisa ini:
- bisa mengidentifikasi huruf dari A sampai Z
- bisa berhitung dari 1-20 dalam Bahasa Indonesia dan 1-13 dalam Bahasa Inggris dan 1-10 dalam bahasa Jepang
- mengenal semua warna primer dan mulai menguasai warna-warna sekunder
- bisa bikin sendiri beberapa bentuk origami sederhana
- mewarnai walaupun masih berantakan, tapi sudah belajar mengenal batas bidang
- sudah lihai pengoperasian sederhana komputer dan main game. Game keluaran Nicklodeon seperti Diego, Dora, Blues Clues, The Bakcyardigans sudah bolak-balik tamat. Kalau dia mau main komputer, dia nyalain sendiri.. mulai dari pencet tombol travo, nyalain komputer, buka file game, main dan kalo udah selesai komputerya dia matikan sendiri.
- bisa menerapkan kemandirian dan disiplin sederhana.. misalnya mau masuk rumah copot sepatu dan sepatu disimpan ditempatnya, makan sendiri, ambil minum sendiri, cuci tangan sendiri.
Belajarnya dimana? Dirumah... sama Mama-Papa :)

Dari semua yang bisa ter-cover dirumah, hanya satu yang kami akui memang tidak bisa terakomodir: sosialisasi! Ken-kun jelas butuh teman seusia. Jaman sekarang di Jakarta mana ada model 'main sama anak tetangga'. Tapi itupun gak membuat kami lantas jadi terburu-buru masukkin Ken-chan ke sekolah. Selagi Ken-chan masih umur 2 tahun dan pola bermainnya masih individual (bermain sendiri), kami nggak buru-buru masukkin Ken-chan ke sekolah. Sebaliknya, kami pilih homeschooling.. mendidik Ken-chan sendiri dirumah. Setelah si Ken umurnya 3 tahun dan pola bermainnya sudah beralih ke pola paralel, barulah kami merasa perlu menyediakan sarana bersosialisasi untuk Ken-chan.

Untungnya, sebulan setelah Ken-chan ulang tahun yang ke-3, kami berhasil menemukan KB/TK Kreatif Komimo (Si Komo Children Center), pra-sekolah yang alhamdulillah bisa memenuhi tiga syarat tadi. Lokasinya dekat dari rumah (5 menit naik mobil), berbahasa pengantar Bahasa Indonesia dan biayanya tergolong 'masuk akal'. Dari segi bangunan dan fasilitas bermain memang kalah kinclong dari sekolah-sekolah mahal, tapi metode pengajaran dan kurikulum-nya cukup memenuhi ekspektasi kami. Sebulan dua kali ada acara diluar sekolah dan school trip. Walaupun sekolah ini tidak dilengkapi kolam renang, tapi sebulan sekali ada acara berenang bersama yang biayanya sudah termasuk dalam uang sekolah.



Salah satu yang menyenangkan adalah di sekolah ini diajarkan lagu anak-anak berbahasa Indonesia seperti Naik Kereta Api, Lihat Kebunku, Pohon Jambu.... lagu-lagu yang memang sepantasnya dinyanyikan anak kecil. Prihatin kan, liat anak singkong pada nyanyi Madu Tiga-nya Dhani? Ckckckck....

Sekarang, resminya sudah tiga bulan Ken-chan bersekolah :) Masuknya memang termasuk 'telat', soalnya teman2-nya sudah masuk sejak umur 2 tahun. Tapi walaupun begitu, dia cukup bikin orang tuanya bangga karena ternyata, walaupun dia 'produk homeschooling', kemampuannya nggak ketinggalan dari anak-anak lain.



Dari pengalaman ini kami ingin berbagi, buat bapak-bapak dan ibu-ibu yang lagi cari sekolah untuk anaknya, supaya nggak 'silau' sama duit. Sekolah mahal dengan fasilitas mewah belum tentu menjamin anaknya pasti jadi super pinter loh :) Bagaimanapun peran pendidikan dan perhatian dari orang tua tetap nomer satu. Mengajari anak sendiri dirumah justru lebih efektif... dan gratis!

Friday, May 15, 2009

Ken Sekolah... !

Sudah lama sekali ya blog-nya si Ken-kun tidak ter-update... :D Banyak hal yang bikin mama-nya Ken males update, salah satunya kamera yang rusak. Padahal kan gak asik cerita kalo gak ada visualisasi-nya, ya kan? Tapi sekarang sedang menata hati biar gak males lagi kok...

Dari si Ken-kun sendiri udah banyak banget ceritanya.. Dia tambah besar, tambah tinggi dan alhamdulillah tambah pinter, walaupun tambah nakal juga. Dia sekarang tambah cerewet, perbendaharaan katanya makin banyak, dan mulai seneng nyanyi. Lagu anak-anak yang dia hafal makin banyak. Soalnya.... Ken-kun sekarang udah sekolah :)



Iya, sejak akhir Februari 2009 kemarin, Ken-kun officially bersekolah di Kelompok Bermain (KB) Komimo / Si Komo Children Center, asuhan kak Seto. Sekolahnya deket dari rumah, jadi gak nyusahin. Pencarian sekolah buat Ken-kun lumayan lama tuh, ceritanya nanti ya.. di postingan selanjutnya.

Si Ken-kun masuk Kelompok Bermain Kecil (KBK) sesuai umurnya. Sekolahnya seminggu tiga kali, hari Senin-Rabu-Jumat jam 10.30 sampai 13.30. Karena pas jam makan siang, jadi setiap sekolah Ken-kun bawa obento. Sejak hari pertama sekolah, Ken-kun gak pernah ditungguin karena dia berani sendiri. Awalnya saya masih ngintip-ngintip di jendela.. tapi ngeliat si Ken-kun udah langsung happy bermain-main sama temen2 barunya, ya sudah... tenang deh. Malah sekarang si Ken yang pegang rekor di kelasnya, karena gak pernah nangis di sekolah :)

Keliatannya Ken-kun enjoy banget sama aktivitas di sekolahnya. Soalnya tiap pulang sekolah ada aja keahlian baru yang dia pamerin. Ya lagu baru, ya kata-kata baru, macem-macem lah. Tiap hari Rabu, dia selalu bawa pulang prakarya yang dia bikin sendiri di sekolah. Ada payung mini dari piring kertas bekas, lukisan busway, tiruan becak dari karton susu, kipas kertas bentuk buah-buahan, dll. Setiap kali dia nunjukkin hasil karyanya, walaahh.. mama-nya jadi orang yang paling bangga sedunia :) Sekarang semua karya-nya Ken-kun disimpen di lemari kaca, buat gallery..

Kebetulan juga sekolahnya Ken-kun punya agenda kegiatan yang cukup padat dan bervariasi. Sebulan sekali ada jadwal berenang di Citos, periksa kesehatan dan menabung di bank (anak2 itu dateng sendiri loh ke bank, trus nabung.. lucu ya..). Selain itu juga ada jadwal school trip bulanan, dan hari Kartini kemarin Ken-kun ikutan manggung di pertunjukkan sekolah di Blok M Square. Pokoknya pengalaman hidupnya Ken-kun jadi tambah banyak banget deh..



Yang paling bikin mama-nya seneng, sejak sekolah Ken-kun makannya jadi banyaaaak, hahaha..
Mungkin karena di sekolah ada acara makan bersama, dan dia liat temen-temennya makan.. jadinya dia ikutan nafsu makan. Jatah obento-nya tiap hari selalu habis, dan malah beberapa kali dia ngabisin makanan temennya, hahahaha... Sampai dirumah pun dia selalu minta makan nasi lagi. Hebat Ken-kun!

Friday, September 19, 2008

Transformed!

Ada yang baru dari Ken-kun.
SEKARANG KEPALANYA BOTAK!!!!

Iyah, gundul licin plontos. Setelah satu setengah tahun gak pernah dicukur, kalaupun potong rambut paling-paling cuma ngerapiin poni aja.

Sebenernya cukurnya bertahap, gak langsung diplontos. Jadi minggu lalu critanya Ken-kun liat Mama-nya lagi cukur rambut Papa pake electric shaver. Biasanya kalo ditanya, Ken mau ikut dicukur nggak, pasti dia langsung ogah. Lah kok ini tumben-tumbenan langsung mau. Ya udah, buru-buru si Ken-kun dicukur sebelum dia berubah pikiran. Tapi enggak dicukur botak.. ini masih disisain sekitar 2 senti. (Btw, seneng deh nyukur rambutnya si Ken.. soalnya tebel tapi alus. Lah kalo rambut Papa-nyah... udah tebel, banyak, batang rambutnya gede-gede. Sampe shaver-nya sempet ngadat gak kuat nanjak).

Nah.. kira-kira empat hari kemudian, terjadilah tragedi...!
Dasar si Ken suka iseng dan matanya tajem banget, dia liat shaver-nya ada di atas rak kamar mandi. Diem-diem dia manjat keatas kloset, trus diambil deh itu shaver. Nggak cuma itu.. dengan inisiatif sendiri, shavernya dinyalain dan... dia nyukur rambutnya sendiri!!!

Kejadiannya cuman sebentar sih, karena langsung ketauan. Alhamdulillah cara dia pegang shaver dan cara dia nyukur rambutnya kok ya bener, jadi kepalanya gak luka. Tapi rambutnya udah sempet kecukur, mana dia setel di ukuran yang paling pendek pula. Hasilanya: pitak melintang diatas jidat. Mau didiemin aja biar kayak gaya cukuran anak sekarang, tapi kok ini gak ada gaya-gayanya blas. Malah kayak Gogon gitu. Jadi ya sudahlah, terpaksa diplontosin sekalian.

Beginilah transformasi si Ken-kun:

Dari gondrong jadul berponi model Changcuter....




Berubah (sejenak) jadi cepak...




Dan sekarang Botaxxxxx!!!!!





Biar botak pokoknya ganteng!

Monday, August 4, 2008

Sunday Bloody Sunday

Ini bukan tentang lagunya U2. Tapi ya memang hari Minggu ini jadi hari yang 'berdarah-darah'. Beneran serem kok... si Ken-kun jatuh dan kepalanya bocor... hiks!

Ya ini nih, gara-gara gak bisa diem dan maunya lari-larian terus, si Ken jatuh dan pelipisnya kebentur sudut dinding. Darahnya sempat keluar ngocor dari pelipis, tapi untung keluarnya gak begitu banyak. Lukanya sendiri cukup panjang, dan agak menganga. Jadi mau gak mau deh... mesti dibawa ke rumah sakit buat dijahit. Dan hasilnya : kepala si Ken-chan dapet 3 jahitan.




Tapi horor yang sebenarnya justru di rumah sakit, sodara-sodara...!!
Yang pertama, jelas gak tega ngeliat si Ken-chan dijahit kepalanya. Dia harus tidur telentang, kepala-badan-tangan-kaki semua dipegangin. Dia cuman bisa ngeliatin Mama-nya sambil teriak minta tolong, "Mama towooong... mama towooooong...." :(

Yang kedua, bawaannya pengen berantem. Karena hari Minggu, dokternya Ken gak praktek.. jadi Ken langsung dibawa masuk ke UGD, dan yang menangani dokter jaga plus satu orang suster. Dua orang ini nih yang bikin kami jadi pengen ngelempar gelas. Waktu ditanya-tanyain, ngasi penjelasannya gak jelas dan gak sabaran.. lengkap dengan style gue-lebih-tau-dari-elo-jadi-mending-elo-diem-aja-deh. Dan yang bikin tangan tambah gatel pengen nonjok, waktu kepalanya Ken lagi dijahit, jahitannya lepas-lepas mulu. Ya itu kan berarti kepalanya Ken bolak-balik ditusuk! Jahitannya 3, tapi ditusuknya sampe 6 kali. Dikata lagi bikin bordiran??!??!!! Ini kan orang, bukan kardus! Bener-bener nyebelin banget!

Alhamdulillah si Ken sendiri gak menunjukkan gejala yang aneh-aneh setelah jatuh. Gak muntah, gak lemes, gak sempoyongan. Dia cuma nangis keras karena sakit, tapi itupun gak lama. Abis itu ya lari-lari lagi. Di rumah sakit juga gitu. Kelar dijahit, dia langsung berdiri dan.... lari-lari lagi. Haduuuuh Ken-chan,.... ati-ati yaa nak... jangan sampe dua kali deh kejadian kayak gini!

Friday, July 18, 2008

Lulus Toilet Training

Kalo ada peristiwa menggembirakan sekaligus melegakan banget bagi kami, salah satunya adalah KEN WISUDA TOILET TRAINING!

Hiyah, sejak akhir Juni lalu, Ken-chan udah nappy-free. Satu peristiwa yang maknanya banyaaak:
*Ken bisa pipis di toilet properly.
*Ken bisa bau-bau (ini bahasanya Ken-chan buat nyebut pupup) di toilet properly.
*Ken bebas nappy.
*Papa-Mamanya bebas dari kewajiban beli nappy.
*Papa-Mamanya bebas dari pusing tiap bulan gara-gara mikirin harga nappy (yg kalo BBM naik, ikutan naik jugak!).

Haaah, leganyaaaaaa..............

Perjuangan biar bisa bebas dari diaper ini makan waktu lumayan lama. Apalagi si Ken rada-rada tablek urusan beginian. Udah dicoba macem-macem cara, tapi gagal mulu. Salah satunya 'menurunkan kualitas' diaper-nya. Yang tadinya biasa pake diaper merk A yang harganya nguras kantong, trus diganti pake diaper merk B yang kualitas bahannya gak begitu bagus. Maksudnya supaya si Ken-chan jadi ngerasa kurang nyaman dan cepet risi. Tapi ternyata... doi cuek ajah!!! Dasarrrr......

Ngajarin dia untuk pipis dan pup di toilet dengan benar dan pada waktunya juga sama aja ribetnya. Pake acara tarik urat leher bareng emaknya. Seringnya dia gak mau diajak ke toilet. Atau kalo waktu dibiasain siang hari gak pake nappy, dia main pipis aja di lantai atau di karpet. Duuuh, ternyata ngajarin kayak gini sama sekali gak gampang yah... Yang kayak gini-gini nih mana kepikiran jaman dulu waktu belom kawin!

Lantas... bisa-bisanya dia lulus toilet training ini kasusnya nyaris sama kayak waktu dia disapih dulu. Tiba-tiba mau sendiri :D

Akhir May 2008, waktu lagi pup, Ken-chan -yang tadinya paling ogah disuruh duduk di kloset- tiba-tiba mau disuruh duduk disitu. Langsung deh didudukin di kloset sebelum dia berubah pikiran. Mama-nya Ken-chan yang tadinya udah patah semangat jadi giras lagi. Mumpung dapet momen bagus, langsung menyusun rencana. Untuk satu-dua minggu ke depan ngosongin jadwal, dan sebisa mungkin gak pergi-pergi keluar rumah.... khusus buat fokus ke acara toilet training.

Malamnya, sebelum tidur, Ken-chan diajak ke toilet dan disuruh pipis. Lagi-lagi dia mau! Kagak sari-sarinya niih.. Lantas besok paginya, begitu Ken-chan bangun tidur, masih dengan mata yang ngantuk-ngantuk, udah langsung dibawa ke toilet dan didudukkin di kloset. Pada saat itu Ken bisa langsung pipis tapi gak langsung pup. Dan nungguin sampe dia akhirnya bisa pup ya lamaaaaa bener.. Ada satu jam lebih kali nongkrong di toilet. Emang sengaja ditabah-tabahin gak keluar toilet sampe pupupnya keluar. Mama-nya sampe bawa buku dan mainannya si Ken-chan ke dalam toilet, dan Ken-chan sendiri bolak-balik naik-turun kloset. Sampe akhirnya, dengan sisa ketabahan yang ada, Mama-nya ngedudukin Ken-chan ke kloset sekali lagi dan buka buku resep cookies. Sambil dengerin dongeng emaknya tentang cookies, tiba-tiba.... pup! Wuahahahaha.. (dan sampe sekarang tiap kali mau pup, Ken-chan pasti masuk kamar mandi bawa buku resep cookies emaknya).

Entah memang si Ken udah siap dengan sendirinya, atau kami lagi hoki aja, pelatihan selanjutnya bisa lancar-lancar aja... sampe akhirnya dia bisa pup dan pipis di toilet pada waktunya dan sepanjang hari gak pake nappy sama sekali. Kalo mau pipis dan pup, dia bakalan ngasi tau. Bahkan tidur malam dan pergi-pergi pun sekarang udah dilakoni tanpa nappy.

Nappy? Ih, nggak banget deeeehh!!!!

Cimory

Ngikutin keinginan anak-anak yang ribut pengen liat sapi, jadilah minggu kemarin kita plesir lagi. Kali ini ke Cisarua Mountain Dairy alias Cimory. Karena denger-denger disana juga ada playground, kita berangkat agak pagi dari Jakarta.. supaya anak-anak bisa bebas bermain sebelum hari tambah panas. Tempatnya ternyata gak terlalu jauh dari pintu keluar tol Ciawi. Untung deh.. soalnya jalur menuju Puncak hari itu macet. Padahal masih pagi! Namanya juga liburan yak... kayaknya sih orang-orang pada menuju ke Taman Safari. Lumayan pegel lah kaki emaknya Ken-kun, gara-gara nyetir di kemacetan, nanjak dan main setengah kopling mulu.

Sampe disana, pengunjungnya belum rame, jadi kita bisa leluasa milih tempat. Tempatnya enak... di udara terbuka dan bisa liat pemandangan yang bagus. Dan karena masih pagi, udara juga masih seger dan kerasa dingin. Kita pilih duduk di restoran yang lantai atas, supaya dapet view yang lebih cakeb. Wuih, kalo kesini malem-malem pasti lebih bagus lagi nih...


upper floor resto


lower floor resto

Anak-anak sendiri langsung tancep gas main-main di playground area. Wuah seneng banget deh tuh si Ken.. bisa lari kesana-kemari di tempat terbuka, tapi udaranya seger dan lumayan dingin. Mereka main ayunan, perosotan, liat ikan, dsb. Sebenernya ada juga tour buat anak-anak mengunjungi peternakan sapi-nya. Pasti menarik tuh.. Tapi dari 3 anak kecil yang ikut, cuma mas Daffa yang pasti udah bisa ngerti. Kalo si Ken sama ade Aufa ya belum bisa lah... masih mau-maunya dia sendiri. Yaaah, lain kali deh kalo dua anak ini udah lebih gede...




Ken dan sepupu-sepupunya main di playground

Berhubung ini adalah peternakan sapi, jadi jelas-jelas yang jadi andalan di restoran-nya adalah dairy product. Sempet ngiler waktu baca tulisan Sop Buntut Goreng di list menu. Tapi karena belom waktunya makan siang dan belom laper juga, akhirnya kita cuma pesen cemilan. Mama-nya Ken nyobain sosis combo, blueberry milkshake dan strawberry milkshake. Blueberry milkshake-nya enaaaaak deh... Ken-chan aja doyan banget!

Kelar nyemil-nyemil, kita turun ke toko-nya di bawah, buat belanja susu sama yogurt. Gak cuma itu sih, ada juga beraneka produk frozen food, termasuk aneka sosis. Mama-nya Ken borong susu dan yogurt banyaaaaaak, soalnya Ken-chan kan peminum susu UHT dan penggemar yogurt. Sebenernya susu Cimory ini juga ada di supermarket besar di Jakarta. Tapi tetep ajah, kalo beli di markasnya langsung, harganya lebih murah dan pilihannya lebih lengkap.

O iyah, Ken-kun hepi banget waktu acara belanja susu. Soalnya troli belanja disitu kecil dan pendek, pas buat didorong anak sekecil dia. Trus dia dorong-dorong troli-nya kesana-kemari. Kalo Mama-nya bilang, "Tuh ambil susu yang coklat," si Ken dengan semangat langsung ngambil barang yang ditunjuk dan dimasukkin ke dalam troli. Lumayaaan, bisa bantu-bantuin ibunya :) Sebagai reward, dia boleh ambil susu dan yogurt mana aja yang dia suka.



















Makin lama, kok makin banyak aja ya orang yang dateng. Sampe restoran yang tadinya lowong jadi hiruk pikuk. Tokonya juga mulai banyak yang ngantri. Mulai gak enak deh nongkrong disitu. Jadi ya sudah, kita beres-beres dan siap-siap pulang. Tapi sebelum pulang, kita menepati janji ke anak-anak untuk liat sapi.



Ini dia sapi-sapinyaaa.... Bukan di peternakannya sih. Tapi di dekat tempat parkir bawah ada kandang besar yang isinya 5 ekor sapi yang bulunya warna hitam bentol putih itu. Waktu liat dari jauh, si Ken heboh teriak-teriak. "Capiiii....... capiiiiii!! Wuuuh Mamaaaa... capiiiiiiiiiiii!!!" Panik amat deh dia. Tapi begitu udah deket, baru dia nyadar.. ternyata sapi itu gede banget. Jadi dia mulai mingkem, gak berani teriak :D

Lepas tengah hari, kita pulang ke Jakarta. Ken girang udah puas main dan keturutan liat sapi, Mama-nya juga seneng dapet belanjaan susu banyak. Boljug juga tuh tempatnya.. Tapi besok-besok kalo kesana lagi, mau minum yogurt ajah... gak usah pake makan. Soalnya makanan disitu (ternyata) mahal :D

Tuesday, July 8, 2008

Kebon Raya Bogor

Hey hey liburannnn.....!! Yippieee!!!

Agenda liburan sekolah tahun ini penuh acara plesir-plesir. Buat si Ken-chan sih tiap hari juga liburan.. lha wong dia belom sekolah :D Tapi berhubung mas Daffa (sepupunya Ken) semangat banget menyambut liburannya, jadi Ken-chan (dan ibunya tentu saja!) ikutan gegap gempita pengen berlibur. Mulai dari plesir biasa macem ke mol, nonton Kungfu Panda (lagi) sampe jalan-jalan keluar kota.

Minggu lalu kita maksa-maksa Mbah Kakung supaya cuti dan liburan bareng cucu-cucunya. Mbah Kakung yang biasanya sibuk banget langsung angkat telepon, bilang ke kantor kalo hari itu gak bisa masuk dan langsung meluncurlah kita ke Kebon Raya Bogor.......



foto dari bawah ke atas: Ade Aufa, mas Daffa, Ken, sapi


Sebelum anak-anak kehilangan antusiasme mereka, kita langsung menuju ke lapangan rumput... biar mereka semua bisa pada lari-lari... terutama si Ken tuh, yang emang hobinya lari kesana-kemari. Nanti aja kalo udah pada capek lari-lari, baru dibawa keliling2 naik mobil. Dan bener ajah, ngeliat hamparan rumput yang luas banget, anak-anak itu langsung teriak-teriak hepi.

Cukup pake modal bawa satu bola, mereka udah asik lari kesana kemari.. gak peduli panas matahari. Kalo udah bosen main bola, mereka liat air mancur dan liat kolam teratai. Tampangnya langsung pada dekil-dekil, dengan rambut lepek kena keringet dan mukanya merah kena panas... ckckckck....






Waktu istirahat, kita makan sambil nyantai-nyantai di Kafe deDaunan. Enak juga tempatnya... terbuka dan banyak angin semilir-semilir. Yang makan cuma anak-anak, sedangkan yang tua-tua ngemil aja... soalnya berencana makan siang menu Sunda di tempat lain. Mamanya Ken sempet nyobain pancake di restoran itu dan rasanya cukup yum yum.



Kelar makan dan anak-anak juga udah pada capek lelarian, kita semua nyemplung mobil trus dibawa Mbah Kakung keliling area Kebun Raya Bogor. Jendela kaca dibuka, dan tiga anak itu asik liat-liat sambil tunjuk sana-sini. Apalagi waktu liat pohon-pohon tua yang akarnya segede-gede gaban atau pas ngelewatin sungai. Terakhir kita sempetin ke Museum Zoologi, tapi sayangnya batere kamera Mama-nya Ken udah abis, jadi gak ada fotonya.

Sore sekitar jam 4 baru deh kita pulang ke Jakarta. Anak-anak udah pada capek lari-lari dan main seharian, jadi sepanjang perjalanan mereka tidur pulesssss...........